Cara Merawat Anggrek Agar Cepat Mekar

Cara Merawat Bunga Anggrek – Menanam dan merawat bunga menjadi salah satu hobi menyenangkan bagi kebanyakan orang. Melihat bunga tumbuh dengan subur dan indah bisa menimbulkan rasa puas tersendiri. Di antara banyak jenis bunga, anggrek adalah jenis yang paling banyak digemari.

Cara Merawat Bunga Anggrek Pemula

Bunga anggrek memiliki beragam warna menarik sehingga membuat tampilannya selalu dikagumi penggemarnya. Merawanggreat bunga tidak selalu sulit dan juga tidak sepenuhnya mudah. Apalagi anggrek yang memerlukan perawatan khusus dengan media tanam yang tidak seperti kebanyakan bunga.

Salah dalam merawat bisa berakibat fatal hingga bunga kesayangan bisa gugur. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan cara tepat dalam merawat bunga anggrek terlebih jika Anda belum terlalu banyak pengalaman.

Gunakan Pot dengan Lubang Drainase

Cara merawat bunga anggrek bisa dimulai dengan memilih pot yang tepat. Pot yang digunakan seharusnya memiliki lubang drainase. Bunga lain bisa berkembang dengan kebutuhan air yang sangat banyak, namun tidak bagi anggrek. Bunga yang satu itu justru akan mudah membusuk jika mendapatkan air terlalu banyak. Maka untuk mengurangi kelebihan air, pot harus memiliki lubang drainase seperti pot gerabah atau pot terakota.

Pakai Media Tanam yang Tepat

Tidak seperti tanaman lain yang hanya bisa tumbuh di tanah, anggrek bisa berkembang di media tanam lain. Ada banyak pilihan media tanam untuk anggrek kesayangan, seperti arang, sabut kelapa atau batang pohon. Pahami setiap kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis media tanam. Anda akan bisa menemukan media mana yang paling sesuai dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar.

Baca Juga :
Cara Mudah Menanam Anggrek Agar Cepat Tumbuh
Cara Menanam Kaktus Koboi Yang Benar

Taruh di Tempat yang Dibutuhkan

Cara merawat bunga anggrek juga tentang memilih tempat paling tepat untuk menaruhnya. Bunga anggrek membutuhkan cahaya matahari untuk memaksimalkan pertumbuhannya. Namun bukan sinar matahari langsung apalagi berlebihan. Jadi tempatkan bunga anggrek pada area yang tetap mendapatkan sinar matahari tapi tidak secara langsung. Tempat yang terang dan sejuk menjadi tempat ideal bagi anggrek untuk berkembangbiak.

Pertahankan Suhu Ruangan

Anggrek mampu hidup dengan baik pada suhu sejuk dan justru akan mati jika berada di tempat yang dingin. Maka dari itu, Anda perlu memastikan suhu tetap stabil meskipun kenyataannya sering berubah. Suhu terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan anggrek adalah sebesar 16 derajat celcius pada malam hari dan sekitar 24 derajat celcius pada malam hari. Jika tips ini diabaikan, maka Anda harus rela jika anggrek favorit tidak berhasil tumbuh.

Siram Sebelum Mengering

Pemberian air pada bunga anggrek harus sesuai dengan kebutuhannya. Anda mungkin berpikir harus menyiram bunga anggrek secara teratur atau mengikuti jadwal tertentu. Padahal anggrek bisa diberi siraman air saat membutuhkan. Anda bisa mengetahui kapan bunga anggrek membutuhkan air ketika anggrek mulai mengering. Dalam cara merawat anggrek, Anda harus menyiram dengan memperhatikan iklim, kondisi lingkungan dan media tanamnya.

Jaga Kelembaban Area Sekitar

Dalam proses pertumbuhannya, bunga anggrek memerlukan kelembaban yang seimbang. Anda perlu memeriksa apakah area untuk menempatkan tanaman ini sudah memenuhi syarat tersebut. Anggrek akan hidup dengan baik dengan kadar kelembaban 40%-60%. Jika kelembaban tempat kurang dari standar tersebut, Anda bisa menyemprot bunga anggrek dengan air. Namun apabila kelembaban melebihi 60%, nyalakan humidifier untuk menekan pertumbuhan bakteri dan jamur.

Berikan Pupuk

Ada banyak jenis pupuk anggrek yang bisa digunakan, mulai dari yang berbentuk tabur, pupuk siram maupun pupuk tanah. Anda bisa menggunakan pupuk seimbang dan memberikannya saat anggrek sedang berbunga. Setelah memberi pupuk, berhentilah dulu untuk menyirami bunga agar nutrisi dari pupuk tidak terbuang bersama air. Saat anggrek sudah selesai berbunga dan daunnya mati, Anda bisa berhenti memberikan pupuk.

Potong Batangnya

Bunga anggrek termasuk bunga yang tidak bisa tumbuh di batang yang sama, kecuali untuk jenis tertentu. Setelah anggrek berbunga, maka Anda harus memotong batangnya di titik pertemuan atau nodus. Varietas bunga anggrek lain membutuhkan pemotongan pada bagian atas umbi. Selalu gunakanlah alat pemotong yang bersih dan higienis agar tidak ada bakteri maupun jamur yang bisa menghambat tumbuh kembang anggrek.

Singkirkan Hama Tanaman

Melihat bunga anggrek tumbuh dengan subur terlebih jenis bunga anggrek termahal pasti menjadi suatu kebanggaan. Namun jangan sampai Anda terlena dan melupakan kemungkinan datangnya hama. Kutu tempurung dan kutu putih merupakan dua spesies hama yang meresahkan. Anda bisa mengambil langsung kutu-kutu tersebut yang biasanya terdapat pada daun. Juga pada batang bunganya, Anda bisa melakukan pemeriksaan kutu.

Bersihkan Daun dengan Air Sabun

Setelah hama berbahaya berhasil dihilangkan dari bungga anggrek, bukan berarti masalah hama ini selesai. Anda perlu menyiapkan sebuah wadah sederhana untuk menampug air sabun. Kemudian gunakan cairan tersebut untuk membersihkan bagian daun yang terkenal hama sebelumnya. Celupkan lap bersih pada cairan sabun lalu gosoklah perlahan pada daun anggrek. Pemeriksaan terhadap hama perlu rutin dilakukan agar tidak terjadi masalah.

Semprotkan Insektisida

Saat kutu-kutu berhasil diangkat dari anggrek, mungkin saja masih tertinggal serangan hama yang lain. Anda pun akhirnya dituntut untuk lebih teliti agar bisa menemukan bagian yang masih terpengaruh jamur maupun bakteri. Solusi yang bisa Anda lakukan adalah melakukan penyemprotan insektisida. Cairan tersebut bisa didapatkan di toko peralatan berkebun. Jangan lupa untuk memperhatikan aturan pemakaian cairan tersebut.

Pangkas Bagian yang Tidak Sehat

Dalam cara merawat bunga anggrek, Anda tidak harus selalu memperhatikan bagian yang bagus dan sehat saja. Bagian yang sakit dan bermasalah perlu juga untuk diperhatikan. Jika Anda menemukan daun anggrek yang berwarna kuning, coklat atau bahkan kehitaman, itu merupakan bagian yang terkena penyakit. Itu juga berarti Anda harus mengambil tindakan pada bagian yang bermasalah tersebut. Dalam kasus tertentu, Anda mungkin harus memotong semua bagian.

Pada bagian itu, Anda harus memangkas jaringannya. Saat memangkas, selalu gunakan alat potong yang steril. Bahkan alat-alat perkebunan yang Anda gunakan untuk memotong bagian anggrek juga perlu disemprot dengan cairan disinfektan. Setelah selesai memakai, kembali semprot semua peralatan perkebunan dengan cairan yang sama agar terhindar dari bakteri dan kuman.

Atasi Infeksi pada Anggrek

Infeksi bakteri sangat mungkin terjadi pada tanaman bunga anggrek. Masalah ini biasanya ditandai dengan munculnya bintik pada daun maupun bunga. Sementara infeksi jamur bisa memperlihatkan gejala pembusukan pada umbi hingga akar. Masalah infeksi ini bisa diatasi dengan cara yang sudah dibahas sebelumnya yaitu memotong bagian tertentu.

Setelah memotong bagian bunga anggrek yang bermasalah, Anda masih perlu melakukan langkah selanjutnya. Semprot bagian yang telah dipotong dengan fungisida atau bakterisida. Kedua cairan itu akan mencegah infeksi bakteri dan jamur datang lagi. Produk-produk ini mudah didapatkan di toko perlengkapan menanam.

Bagi orang awam atau yang masih pemula mungkin menganggap cara merawat anggrek sulit dan rumit. Tapi cara-cara itulah yang akan membuat anggrek kesayangan Anda semakin indah dan mekar sempurna. Dengan usaha yang benar, bunga anggrek akan menjadi penghias yang memanjakan mata.

You May Also Like

About the Author: Santo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *