Robot Trading Saham yang Perlu Kamu Tahu

Bagi orang awam, mungkin belum terbayang bagaimana sebuahrobot bisa menghasilkan uang. Ya, betul sekali memang, di zaman yang serba canggih ini sudah ada robot trading saham yang dapat digunakan sambil ongkang-ongkang kaki.

Robot yang dimaksud di sini bukan robot berbentuk humanoid seperti Asimo, melainkan sebuah program yang dapat menganalisis pasar atau mengeksekusi jual/beli secara otomatis.

Banyak orang merasa sulit menganalisis pasar dan membuat strategi trading saham sendiri, sehingga tertarik pada iming-iming kemudahan trading saham dengan robot tersebut.

Kedengarannya memang sangat praktis, tapi realitanya tidak sesederhana itu. Jenis robot trading itu sebenarnya bermacam-macam dan memiliki fungsionalitas berbeda-beda. Robot pun punya banyak kelemahan dan tidak terjamin pasti cuan.

Ragam Robot untuk Trading Saham

Robot di sini merujuk pada program perangkat lunak yang dapat beroperasi secara mandiri dan melaksanakan berbagai tugas terkait trading saham untuk pemiliknya. Tugas apa sajakah itu?

  • Menganalisis pasar berdasarkan rumusan tertentu, biasanya berkaitan dengan analisis teknikal. Umpamanya untuk menemukan saham-saham mana saja yang sudah menembus batas resistance berdasarkan Pivot Point, atau apakah ada pola candle tertentu yang mengisyaratkan potensi penurunan harga pada saham-saham dalam watchlist kita. Sangat praktis daripada harus memantau ratusan emiten sendiri setiap hari.
  • Mengirimkan instruksi singkat kepada pengguna robot dalam bentuk notifikasi pop-up pada layar komputer, sms, email, atau lainnya. Misalnya berdasarkan parameter pada poin pertama di atas, ditemukan harga saham WSKT telah menembus resistance. Sistem akan melaporkan temuan itu kepada kita dengan menyertakan instruksi beli atau jual via sms. Sistem bisa menggantikan kita memantau dan menganalisis pasar terus menerus, sedangkan kita cukup melaksanakan instruksi saja.
  • Menjalankan eksekusi jual/beli berdasarkan hasil analisis pasar yang telah dilakukan. Umpama harga saham WSKT telah menembus resistance, maka robot akan langsung mengirim order beli dalam software trading saham pada saat itu juga.
PALING VIRAL  Perbedaan Saham dan Obligasi Dalam Investasi

Tak semua robot dapat menjalankan ketiga fungsi tersebut. Ada sistem yang hanya dapat melaksanakan tugas pertama dan kedua saja. Ada pula robot yang bisa melaksanakan semuanya plus beberapa fitur ekstra. Jadi, fungsionalitas robot itu beragam.

Kebanyakan orang mengira robot dapat sepenuhnya menggantikan peran individu dalam trading saham,
sehingga mampu melaksanakan ketiga tugas tersebut sekaligus. Hal ini mungkin
benar dalam hal robot trading forex. Tapi perkembangan robot trading saham di
Indonesia belum sedemikian canggih. Hingga saat ini, robot untuk trading saham
umumnya hanya dirancang untuk melaksanakan tugas pertama dan kedua.

Cara Mendapatkan Robot untuk Trading Saham

Kita dapat membeli robot untuk trading saham dengan biaya langganan tertentu ataupun
memperolehnya secara gratis. Ada beberapa sekuritas dan pengembang (pihak
ketiga) yang menawarkan alternatif cara trading saham dengan robot di
Indonesia.

Untuk memperoleh robot cuma-cuma, kamu dapat mencari tahu tentang sekuritas mana yang menawarkan
fitur robot gratis pada platform trading mereka. Tapi jangan hanya berfokus
pada fitur robotnya saja. Perhatikan juga fee jual/beli serta beragam fasilitas
lain yang diberikan oleh pihak sekuritas. Apakah fitur-fiturnya sesuai dengan
kebutuhan kamu? Kalau cocok, bukalah rekening efek pada sekuritas tersebut dan
mintalah panduan untuk menggunakan robotnya.

PALING VIRAL  Suka Bermain Saham? 3 Hal yang Harus Kamu Lakukan agar Tidak Merugi

Jika tidak ada perusahaan sekuritas penyedia robot yang sesuai, kamu juga bisa mencari
aplikasi yang menyediakan sinyal trading saham atau fitur serupa dengan biaya
langganan tertentu. Misalnya Stockbot. Tapi pertimbangkan pula apakah biaya langganan
seimbang dengan hasil yang akan diberikannya kelak? Jangan buru-buru tergiur
oleh kepraktisan robot, karena kamu belum tentu mampu memanfaatkannya dengan
baik hingga meraih cuan yang diharapkan.

Kelemahan Robot untuk Trading Saham

Robot merupakan suatu program perangkat lunak. Jadi seperti halnya software lain, robot
hanya dapat menjalankan operasional sesuai dengan parameter yang tercantum
dalam programnya. Pengembang robot bukan hanya dituntut untuk memiliki skill
pemrograman mumpuni, melainkan juga pemahaman strategi trading top.

Di sisi lain, orang yang menggunakan sistem tersebut tanpa memiliki wawasan memadai akan sepenuhnya tergantung pada parameter yang sudah ditentukan oleh sang pembuat robot. Ini adalah posisi yang sangat rawan. Bagaimana kamu bisa memastikan robot itu tidak disisipi perintah yang merugikanmu kelak? Bagaimana pula kamu yakin robot itu akan selalu berfungsi optimal tanpa eror?

Sedikit sekali keluhan terkait robot untuk investasi saham di Indonesia hingga kini. Keterbatasan teknologi robot domestik dalam hal ini justru menguntungkan kita semua. Mengapa demikian? Bercermin pada industri forex, ada banyak sekali modus penipuan berkedok robot trading. Orang-orang yang mengeluarkan biaya mahal untuk membeli robot trading forex ternyata mendapatkan kinerja mengecewakan, atau bahkan robot yang dapat mencuri identitas pengguna.

PALING VIRAL  6 Tips Beli Saham yang Baik dan Benar untuk Investor Pemula

Ini tidak lantas berarti kamu dilarang menggunakan robot. Menggunakan robot itu sah-sah saja.
Tapi kalau kamu ingin trading saham dengan robot, ada beberapa hal yang wajib
diperhatikan. Antara lain:

  • Berhati-hatilah terhadap tawaran marketing yang terlalu fantastis. Ada lebih banyak orang yang sukses dengan trading mandiri ketimbang trading dengan robot. Wawasan dan pengalaman tetap merupakan penentu kesuksesan utama dalam trading saham.
  • Pahamilah bahwa robot bukan jalan pintas menuju sukses. Baik robot maupun manusia sama-sama punya peluang untung dan rugi dalam berinvestasi.
  • Ketahuilah fungsionalitas robot yang akan digunakan. Baca panduan yang diberikan oleh pembuat sistem dengan cermat, kemudian sisihkan waktu untuk mengujinya. Lebih baik meluangkan waktu terlebih dahulu untuk uji coba selama beberapa hari atau beberapa minggu, daripada telanjur merogoh kocek untuk sistem yang berkinerja buruk.
  • Gunakanlah berdampingan dengan analisis fundamental. Robot tidak dapat membaca laporan keuangan dan berita ekonomi, sehingga tidak akan mengetahui perusahaan mana yang sedang tersandung skandal atau punya rasio utang besar. Kamu sebagai pengguna perlu selalu berhati-hati dalam melaksanakan rekomendasi robot.

Ada kelebihan dan kelemahan dalam penggunaan robot trading ini. Ibarat kuda delman yang hanya berjalan sesuai arahan kusir, robot hanya dapat beroperasi sejauh arahan algoritma dan penggunanya. Cara trading saham dengan robot itu bisa jadi menghasilkan cuan, bisa juga tidak. Semuanya ada di tangan pengguna robot itu sendiri.

Leave a Reply